Penyakit ini biasanya muncul akibat keracunan makanan. Penyebab BAB berdarah akibat gastroenteritis adalah infeksi bakteri.
Penyakit ini bisa membuat pengidapnya mengalami sakit perut, diare berat, kelelahan, penurunan berat badan, kekurangan gizi, dan juga BAB berdarah.
Peradangan lambung karena asam lambung yang berlebih, lama-lama bisa menyebabkan perdarahan di lambung. Bahkan, bisa menyebabkan kerusakan di lapisan dinding lambung, hingga timbul luka atau dikenal sebagai tukak lambung
Divertikulitis merupakan peradangan atau infeksi pada divertikula (kantong-kantong yang terbentuk di saluran pencernaan, terutama usus besar). Dalam beberapa kasus, divertikulitis bisa menyebabkan buang air besar berdarah.
Fistula ani merupakan saluran yang terbentuk di antara ujung usus besar dan di sekitar anus. Kata ahli, kondisi ini bisa menyebabkan BAB berdarah yang sangat menyakitkan. Hati-hati, kondisi ini bisa menimbulkan infeksi anus bila tak segera diobati. Gejala keluhan medis ini ditandai dengan nyeri dan bengkak di sekitar anus, dan keluarnya nanah atau cairan berbau busuk dari anus.